Tanah Datar, SagoNews —
Kapolres Tanah Datar, AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para tokoh adat. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kegiatan polri dalam rangka membangun bersama dengan adat dan budaya.
"Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Dalam menjaga Kamtibmas, kami mengedepankan kolaborasi yang selaras dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Niniak Mamak adalah mitra strategis Polri dalam membangun daerah berbasis adat dan budaya," ujar AKBP Nur Ichsan.
Dukungan Pemerintah dan Akademisi
Senada dengan Kapolres, Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Kadis PMD PPKB, Herison, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap inisiatif ini.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan pemangku adat adalah kunci stabilitas sosial di Luhak Nan Tuo. Menggelar silaturahmi bersama Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), para Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta ninik mamak se-Kabupaten Tanah Datar, sebagai upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan unsur adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Rabu.28/1/2026.gedung serba guna UWIN Tanah datar.
Kegiatan silaturahmi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan emosional serta memperkuat komunikasi antara Polres Tanah Datar dengan tokoh adat di seluruh nagari.
Kapolres Tanah Datar dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran ninik mamak dan lembaga adat sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan ninik mamak, Ketua KAN, dan LKAAM sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di nagari,” ujar Kapolres.
Sementara itu, perwakilan LKAAM dan para Ketua KAN menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Mereka menegaskan komitmen lembaga adat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan melalui pendekatan adat dan musyawarah.
Para ninik mamak juga berharap komunikasi yang baik antara kepolisian dan unsur adat dapat terus terjalin, sehingga setiap permasalahan di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bijak tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara aparat penegak hukum dan lembaga adat demi terwujudnya Tanah Datar yang aman, damai, dan beradat.

